March 21, 2012

3 Proyek Berskema PPP ditawarkan

Bisnis Indoneisa | Rabu, 21 Maret 2012

PT Perusahaan Lis trik Negara (Persero) mengusulkan pembangunan tiga PLTA dengan skema kerja sama pemerintah swasta di luar Pulau Jawa dengan total investasi US$2,91 miliar.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) itu adalah PLTA Karama berkapasitas 450 MW di Sulawesi Barat yang bisa memproduksikan listrik hingga 2.412 GWh per tahun.

PT Sulbar Group dan China Gezhoumba Group siap membangun PLTA tersebut dengan nilai investasi sebesar US$1,2 miliar.

Berikutnya, PLTA Kerinci berkapasitas 350 MW di Jambi yang bisa memproduksikan listrik hingga 1.464 GWh per tahun. PT Kerinci Hydro Energy telah berkomitmen membangun pembangkit itu dengan nilai investasi sebesar US$0,51 miliar.

Terakhir, proyek PLTA Batang Toru berkapasitas 500 MW di Sumatra Utara yang bisa memproduksikan listrik hingga 2.260 GWh per tahun. KSO Dharma Hydro berkomitmen membangun dengan nilai investasi sebesar US$1,2 miliar.
__________

3 Projects base on PPP scheme offered

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) proposes the development of three power plant located outside java island using PPP scheme with total investment US$2,91 billion. 


The Power Plant Projects are PLTA Karama with 450 MW capacity which located in West Sulawesi that anable to produce power up to 2,412 GWh per year.


PT Sulbar Group and China Gezhoumba Group ready to develop the PLTA with the value investment reach US$1,2 billion.


Next, PLTA Kerinci with 350 MW capacity located in Jambi that can produce power up to 1,464 GWh per year. PT Kerinci Hydro committed to develop the power plant with an investment of U.S. $ 0.51 billion.

Last, PLTA Batang Toru project with 500 MW capacity in North Sumatra which can produce power up to 2,260 Gwh per year. KSO Dharma Hydro committed to develop the project with an investment of US$1,2 billion.

No comments:

Post a Comment